LRC歌词

[Verse]
Saat lampu kota mulai merona,
Di bawah langit jingga yang menawan,
Aku teringat masa indah tempo dulu,
Saat cinta bersemi tanpa alasan.

[Verse 2]
Langkah kaki di trotoar yang lengang,
Nada-nada hidup menari di angan,
Menyisir senja, seirama ombak,
Mengenang waktu di tengah gemerlap.

[Chorus]
Oh, nostalgia di tiupan angin,
Lagu lama yang selalu terukir,
Meski waktu terus melaju tanpa henti,
Hati ini tetap bernyanyi dan berseri.

[Verse 3]
Bundaran jalan jadi saksi bisu,
Rindu yang menari dalam waktu yang luruh,
Nada-nada tua, cinta yang padu,
Seakan abadi, meski malam bertaut.

[Bridge]
Biarkan suara saksofon memeluk malam,
Mengalir lembut dalam lirik yang dalam,
Dan di antara denting itu, kutemukanmu,
Masa silam di pelukan waktu.

[Chorus]
Oh, nostalgia di tiupan angin,
Lagu lama yang selalu terukir,
Meski waktu terus melaju tanpa henti,
Hati ini tetap bernyanyi dan berseri.

文本歌词


Saat lampu kota mulai merona,Di bawah langit jingga yang menawan,Aku teringat masa indah tempo dulu,Saat cinta bersemi tanpa alasan.
Langkah kaki di trotoar yang lengang,Nada-nada hidup menari di angan,Menyisir senja, seirama ombak,Mengenang waktu di tengah gemerlap.
Oh, nostalgia di tiupan angin,Lagu lama yang selalu terukir,Meski waktu terus melaju tanpa henti,Hati ini tetap bernyanyi dan berseri.
Bundaran jalan jadi saksi bisu,Rindu yang menari dalam waktu yang luruh,Nada-nada tua, cinta yang padu,Seakan abadi, meski malam bertaut.
Biarkan suara saksofon memeluk malam,Mengalir lembut dalam lirik yang dalam,Dan di antara denting itu, kutemukanmu,Masa silam di pelukan waktu.
Oh, nostalgia di tiupan angin,Lagu lama yang selalu terukir,Meski waktu terus melaju tanpa henti,Hati ini tetap bernyanyi dan berseri.

推荐音乐

声明:本站不存储任何音频数据,站内歌曲来自搜索引擎,如有侵犯版权请及时联系我们,我们将在第一时间处理!